Jadi Komisaris Jakpro, PKS Tantang Nurmansjah Tuntaskan ITF

Ditunjuknya politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis alias Bang Ancah menjadi Komisaris PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dianggap membawa angin segar.

Demikian yang disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Jumat (25/9).

"Semoga kehadiran bang Ancah menambah darah segar bagi Jakpro sehingga tugas-tugas besar yang diamanahkan ke Jakpro dan jajaran dapat tertunaikan dengan lebih maksimal, salah satunya pembangunan ITF, " ujar Suhaimi.

Salah tugas Jakpro yang Suhaimi harapkan dapat terselesaikan adalah pembangunan fasilitas pengelolaan sampah terpadu atau Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah meletakkan batu pertama alias groundbreaking pembangunan ITF Sunter pada 20 Desember 2018 lalu. Namun hingga kini pembangunan tak kunjung terlaksana.

Suhaimi menilai latar belakang keilmuan serta pengalaman yang dimiliki Bang Ancah sebagai auditor dan mantan anggota Dewan mampu membawa kemajuan untuk Jakpro.

Diketahui, Nurmansjah Lubis juga pernah menjadi Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari PKS. Ia bertarung memperebutkan kursi nomor dua di Jakarta melawan Ahmad Riza Patria dari Gerindra.

Namun ia kalah dari Riza Patria dengan hanya mendapat perolehan 17 suara. Sedangkan Riza mendapat perolehan suara sebanyak 81dari 100 dewan yang memberikan hak suaranya. Sedangkan dua suara tidak sah.