Taliban memperingati setahun penarikaan pasukan Amerika Serikat (AS) dari Afghanistan dengan meriah. Mereka menyebutnya sebagai Hari Kebebasan.
- Bupati Maesyal Turun Tangan Terkait Bocah Tujuh Tahun Dikurung di Rumah Kosong
- Polda Banten Beber Kasus Minyak Goreng Djernih dan MinyaKita, Ternyata...
- Minyak Goreng MinyaKita Tak Sesuai Takaran, Ini 3 Produsennya
Baca Juga
Pada Selasa malam (30/8), kembang api menerangi langit Kabul. Sementara tembakan udara sengaja diluncurkan dengan intens sebagai bentuk peringatan.
"Kembang api dengan berbagai warna yang indah akan diadakan untuk memperingati Hari Kebebasan," kata jurubicara Taliban, Zabihullah Mujahid.
Dikutip dari Reuters, Taliban juga telah menyatakan 31 Agustus sebagai hari libur.
Tahun lalu, AS berusaha menarik pasukannya sebelum 31 Agustus, dan selesai satu menit sebelum 30 Agustus tengah malam waktu setempat.
Penarikan pasukan AS yang begitu tergesa-gesa menjadi momentum bagi Taliban untuk mengambil alih Afghanistan, membawa kelompok tersebut kembali berkuasa sejak 20 tahun.
Hal itu juga membuat pemerintahan Afghanistan di bawah kepemimpinan mantan Presiden Ashraf Ghani kacau, dengan sang presiden kabur ke luar negeri bersama banyak pejabat tinggi.