Polemik Parkir Alfamart, Gemawasbi Gelar Demo: Ini 4 Tuntutannya

Polemik lahan parkir Alfamart sepertinya bakal berbuntut panjang, pasalnya Organisasi Kemasyarakatan Gerakan Masyarakat Pengawas Birokrasi (Gemawasbi) Provinsi Bengkulu akan mengelar aksi demontrasi di kantor PT. Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) yang rencananya akan digelar Senin (27/5). 


Aksi Demontrasi itu berdasarkan surat yang dilayangkan oleh Gemawasbi Provinsi Bengkulu kepihak Polresta Bengkulu dengan perihal permohonan pelaksanaan aksi damai. 

Dikatakan Ketua Gerakan Masyarakat Pengawas Birokrasi (Gemawasbi) Provinsi Bengkulu, Jevie Sartika, pihaknya telah memutuskan akan ambil andil dalam polemik lahan parkir di Alfamart itu. Dengan harapan semua pihak bisa mendapatkan haknya dengan adil.

"Kita sudah melayangkan surat izin menggelar aksi damai dan kita akan siapkan massa sekitar 200 orang. Untuk aksinya akan kita gelar di Sekretariat kantor Alfamart Kota Bengkulu," terang Jevie, Minggu (26/5).

Jevie mengungkapkan, dalam aksi itu kita akan menyampaikan empat tuntutan, pertama meminta pihak Alfamart untuk mengembalikan hak CV Hulubalang selaku pemegang kuasa lahan parkir Alfamart se-kota Bengkulu. Kemudian, Kedua meminta agar pihak Alfamart menghadirkan Solihin selaku Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk untuk dapat mengklarifikasi dan mempertanggung jawabkan pernyataan beliau yang menimbulkan kerisuhan yang semakin dalam.

"Ketiga kita meminta kepada pihak Alfamart bahwasanya juru parkir Hulubalang akan tetap melakukan aktifitas pemungutan parkir sebelum ada kejelasan dan titik terang akan nasib juru parkir. Dan terakhir kita meminta apabila tidak ada keputusan dan kejelasan nasib para juru parkir dari pihak Alfamart, kami meminta untuk Alfamart angkat kaki dari Bumi Merah Putih," jelas Jevie yang juga sebagai Koordinator Lapangan Aksi itu.