Penangkapan Baby Lobster Masih Marak di Pangandaran, Kepala DKPKP: Kami Sudah Sidak dan Edukasi

Kepala DKPKP Kabupaten Pangandaran, Dedi Surachman/RMOLJabar
Kepala DKPKP Kabupaten Pangandaran, Dedi Surachman/RMOLJabar

Berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Nomor 17 Tahun 2021, penangkapan baby lobster dinilai ilegal jika tidak jelas peruntukannya.


Diketahui, di Kabupaten Pangandaran, penangkapan baby lobster dengan tujuan dijual belikan tanpa muara yang jelas masih kerap ditemukan.

Bahkan, Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan (DKPKP) Pangandaran pernah melakukan inspeksi dadakan (Sidak) bersama Bupati dan pihak kepolisian.

Kendati demikian, Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran dinilai tidak bisa berbuat banyak karena wilayah perairan laut 0-12 mil adalah kewenangan Provinsi.

Kepala DKPKP Pangandaran, Dedi Surachman mengaku, pernah melakukan sidak beberapa kali namun hanya bersifat edukasi.

"Kita sudah melakukan sidak ke lapangan, hanya bersifat edukasi saja, beberapa kali melakukaN soalisasi dengan Polres dan Bupati," terang Dedi kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (28/6).

Dalam Permen KP 17/2021, kata Dedi, di sana sudah jelas bahwa aturan penangkapan baby lobster itu legal jika semua ketentuan dipenuhi.

"Tapi sebetulnya tidak mudah, mereka tidak bisa menangkap begitu saja, tidak bisa. Mereka harus punya izin dan penangkapannya untuk apa harus jelas," tegasnya.

Ada amanat yang harus dipenuhi dalam Permen KKP tersebut, ucap Dedi, penangkapan baby lobster dimungkinkan jika untuk kepentingan budidaya. 

"Di Pangandaran tidak ada budidaya lobster. Kalaupun ada budidaya, nelayan ini harus punya izin dari Dinas KKP Provinsi Jawa Barat. Kita hanya fasilitasi dari sisi rekomendasi," ungkapnya.

Kalaupun sekarang masih marak penangkapan, tukas Dedi, semuanya dikembalikan lagi ke Nelayan, Aparat Penegak Hukum, dan Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Provinsi.

"Kita mengedukasi nelayan, bakul dengan cara mengumpulkan mereka dan turun langaung ke beberapa lokasi dari Bojong Salawe, Pangandaran hingga Majingklak," tandasnya.