Politisi Demokat Ini Sarankan Anies Perpanjang PSBB Sampai Desember

Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta selama 14 hari ke depan sampai tanggal 11 Oktober 2020.

Hal ini berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kasus Covid-19 di Ibukota mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Pada 12 hari pertama bulan September, pertambahan kasus aktif sebanyak 49% atau 3.864 kasus.

Namun pada periode PSBB, yakni 12 hari berikutnya, penambahan jumlah kasus aktif masih terjadi, namun berkurang menjadi 12% atau 1.453 kasus.

Menanggapi hal tersebut, politisi Partai Demokrat Taufik Rendusara meminta agar langkah Pemprov DKI yang melakukan pengetatan PSBB sebagai bentuk rem darurat dapat dilanjutkan hingga dua bulan ke depan.

"Mas Gubernur Anies Baswedan menurut saya, rem darurat jangan diturunkan. Kalau perlu parkir saja sekalian sampai bulan Desember 2020," ujar Taufik lewat akun Twitter miliknya seperti yang dikutip Redaksi, Jumat (25/9).

"Jika republik ini fokus saja 2 bulan ngurus wabah Covid-19 nggak ngurus yang lain-lain dulu. Kita semua bisa cari duit lagi dengan tenang," sambung pria yang karib disapa Tope itu.

Perpanjangan masa PSBB itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 959/2020. Anies menyampaikan, PSBB kembali diperpanjang karena angka kasus positif Covid-19 berpotensi meningkat kembali jika PSBB dilonggarkan.

Selama PSBB, Anies berharap warga Ibu Kota beraktivitas di rumah serta membatasi kegiatan yang mengundang kerumunan.